SEJARAH KOPI DI INDONESIA

    Setelah kopi arabika yang dibudidayakan di Indonesia mendominasi perdagangan kopi di seluruh dunia, tragedi memilukan terjadi pada tahun 1878. Pada saat itu hampir seluruh perkebunan kopi arabika di Indonesia terserang hama karat daun, terutama di perkebunan dataran rendah. Untuk menanggulangi hal tersebut, Belanda mendatangkan bibit kopi baru yang diperkirakan lebih bertahan terhadap hama karat daun yaitu bibit kopi Liberika.


    Hingga pada akhirnya kopi liberika menggantikan kopi arabika untuk ditanam di lahan perkebunan dataran rendah. Di pasar Eropa pun kopi liberika menjadi salah satu yang mendominasi perdagangan kopi. Dan juga di hargai sama halnya dengan kopi arabika sebelumnya.

   
 Namun hal yang sama terjadi pula pada kopi liberika. Seluruh perkebunan kopi ini rusak terserang oleh hama karat daun. Belanda pun berusaha mencari cara untuk tetap mendominasi perdagangan kopi di dunia. Dan pada tahun 1907 Belanda mendatangkan bibit kopi baru yaitu bibit kopi Robusta. Ternyata kopi robusta tahan terhadap serangan hama karat daun. Dan hingga saat ini kopi robusta menjadi tanaman budidaya di perkebunan dataran rendah Indonesia. 

    

0 Response to "SEJARAH KOPI DI INDONESIA"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel